4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Seputar Hamil dengan Lupus

Posted by Ganas003 on 22.48 in , ,



Tentu Anda sudah pernah mendengar kata lupus bukan? Mungkin salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bisakah seorang wanita hamil dengan lupus? Ya, seorang wanita lupus juga tetap bisa hamil. Namun sebelum itu juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kehamilannya dapat berjalan dengan baik. Lantas hal apa saja yang perlu diperhatikan?

1.      Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Bagi Penderita Lupus?
Jika penyakit dan komplikasi lupus sudah stabil dan terkendali dengan baik selama kurun waktu 6 bulan, maka program kehamilan sudah bisa dimulai ketika Anda sudah lebih baik dan sehat. Mengapa? Sebab hamil dengan lupus yang diderita masih aktif hanya akan meningkatkan risiko keguguran dan komplikasi lainnya.

2.      Komplikasi yang Paling Umum Terjadi Selama Kehamilan
Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi yang mampu mempengaruhi kehamilan dengan lupus. Preeklamsia sendiri merupakan peningkatan tekanan darah tinggi dan adanya kandungan protein dalam urine. Kondisi yang satu ini membutuhkan perhatian medis segera. Sebab jika diabaikan dapat membahayakan bagi kesehatan janin maupun ibu.

Tak hanya itu saja, wanita yang hamil dengan penyakit lupus juga bisa mengalami suar selama masa trimester pertama atau trimester kedua. Suar ini pada umumnya cenderung ringan dan mudah diobati dengan kortikosteroid.

3.      Bagaimana Cara Memastikan Jika Kehamilan Sehat?
Hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah jangan pernah melewatkan jadwal kontrol. Penting bagi Anda untuk terus memantau perkembangan janin. Selain itu, pastikan Anda istirahat dengan cukup dan konsumsi makanan sehat. Jangan lupa juga tanyakan pada dokter mengenai obat apa yang harus dihentikan selama masa kehamilan.

Selain itu, penting juga bagi Anda untuk memahami perubahan tubuh yang akan dialami. Jadi jika terjadi suatu perubahan yang tidak wajar, pastikan untuk segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda. Penting juga bagi Anda untuk meditasi sebagai pengobatan komplementer dan ralat relaksasi.

4.      Apa Bayi yang Dilahirkan Bisa Sehat dan Normal?
Tidak benar jika bayi yang lahir dari wanita lupus risiko yang lebih besar mengalami cacat lahir dibanding dengan bayi yang lahir dari ibu bukan penderita lupus. Faktanya risiko bayi cacat lahir sama dengan wanita sehat lainnya. Hanya saja salah satu risiko yang dimiliki bayi yang lahir dari ibu pengidap lupus adalah mengembangnya lupus neonatal.

Tak hanya itu saja, prematur juga merupakan salah satu masalah terbesar. Bila bayi setelah berusia 30 minggu memiliki berat badan yang cukup, hal ini akan membuatnya bisa tumbuh dengan baik dan normal.

Nah, di atas merupakan beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan seputar hamil dengan lupus. Jadi bagi Anda penderita lupus yang ingin hamil, pastikan Anda memilih dokter kandungan yang memiliki pengalaman kehamilan berisiko tinggi. Sebab hal ini akan membantu masa kehamilan Anda agar berjalan dengan baik.