12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Posted by Ganas003 on 22.08 in

Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris, Dele Alli. Lantaran video pornonya tersebar di dunia maya yang menciptakan namanya eksis dalam pemberitaan beberapa hari belakangan. Sial memang bagi Dele Alli, hal itu justru terjadi kala karirnya sedang menggapai masa puncak ibarat sekarang. Di isu terkini ini saja, gelandang tengah berusia 21 tahun ini sudah melesatkan 9 gol, 11 assist dari 33 penampilan bersama Tottenham Hotspur di segala ajang.


Sempat menurun performanya pada bulan Desember kemudian ditambah tersebar video seks-nya di dunia maya menciptakan Alli harus bekerja keras untuk memperbaiki kedua hal tersebut. Baik performa, maupun nama baiknya, adanya kasus ini sanggup saja mengancam karir Alli, terutama perannya bersama timnas Inggris. Ada pun video tersebut masih simpang siur kebenarannya, ada yang bilang itu Alli namun tak sedikit juga yang beropini hanya ibarat saja.


Durasi 12 Detik Mengancam Mobilitas Alli Di Tim Nasional Inggris


Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris 12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Sumber : Sumberbola.com


12 detik durasi yang tersemat dalam video porno yang diduga dilakukan oleh Dele Alli. Video porno tersebut tersebar di dunia maya dan menjadi buah bibir netizen. Video yang memperlihatkan adegan oral seks tersebut diduga dilakukan bersama kekasihnya, Ruby Mae. Meskipun banyak pula yang membantah  alasannya yakni perbedaan warna kulit antara Ruby Mae dan wanita di video tersebut.


Kasus ini diduga bakal menciptakan karir Alli timnas Inggris bakal terancam. Ada pun video ini diambil oleh pihak ketiga yang berdasarkan 9 Sport Pro dilakukan oleh Hector Bellerin yang merupakan punggawa Arsenal.


Ada Dugaan Kalau Suporter Bangau Merah Menjadi Dalang Penyebaran Video Dele Alli


Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris 12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Sumber : Theindependent.com


Setelah beberapa jam usai tabrak Liverpool melawan Tottenham yang berkesudahan 2-2 di Anfield Stadium. Video porno Dele Alli gencar tersebar di dunia maya dan menjadi konsumsi publik. Supporter Liverpool disangkutpautkan sebagai pelaku penyebaran dengan alasan mereka kesal dengan agresi diving yang dilakukannya sampai membuahkan tendangan penalti.


Tidak hanya yang menyebarkan, namun kelompok supporter yang menjadikan lagu You Never Walk Alone sebagai lagu kebangsaan ini diduga meretas akun iCloud dari Alli sehingga video berdurasi 12 detik itu pun dilihat oleh banyak orang. Dilansir dari Daily Star ia (Dele Alli -Red) akan membawa kasus skandal ini ke ranah aturan sebagai pencemaran nama baik.


Sejumlah Media Inggris Seketika Menghapus Pemberitaan Itu. Kenapa Ya?


Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris 12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Sumber : Asenglish.com


Dilansir dari Daily Star, salah satu eksekutif Sport PR Company menyatakan bahwa tidak ada bukti otentik yang sanggup menyatakan bila kliennya (Dele Alli -Red) merupakan orang yang berada di video tersebut. Sport PR Company perusahaan yang direkrut oleh Alli untuk menangani kasus ini. Lantaran kasus skandalnya tiba-tiba menjadi santapan renyah.


Setelah kasus ini di bawah ke ranah aturan oleh Alli dan kolega, beberapa media di Inggris mulai menghapus artikelnya. Sport PR Company juga akui sudah melaksanakan pemeriksaan kasus ini sampai dengan percaya diri mereka menyangkal bahwa sosok dalam video tersebut bukanlah Alli. Adapun tidak begitu terperinci apakah Alli berada di dalam video berdurasi 12 detik tersebut atau tidak.


Terlahir Dari Ibu Pecandu Alkohol, Alli Dipisahkan Dengan Keluarganya Demi Karir Sepak Bola Profesional


Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris 12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Sumber : Ghanasoccer.net


Latar belakang Dele Alli ternyata tidak seindah karirnya sebagai pesepak bola. Alli terlahir dari rahim ibu pecandu alkohol yang kerap menikmati vodka dan bir semenjak Alli masih kecil. Dalam wawancara bersama The Sun, Denise Alli, sang ibunda, menyampaikan bahwa banyak tetangga yang mengeluhkan caranya membesarkan anak sehingga pelayanan sosial menyambangi dirinya. Tapi pihak pelayanan sosial tidak pernah mengambil hak latih anak dari Denise.


“Itu yakni keputusan saya untuk membiarkan Dele hidup dengan keluarga lain. Saya tahu bahwa itulah satu-satunya cara ia sanggup mewujudkan impiannya menjadi pemain sepak bola profesional,” ungkap Denise kepada The Sun.


Karir Alli bermula ketika bergabung dengan tim cukup umur Milton Keynes Dons ketika usianya 11 tahun. Dengan penampilan yang impresif ia tercatat menciptakan 88 penampilan dan mencetak 24 gol dalam dua tahun setengah penampilannya bersama tim cukup umur Milton. Momentum emas pun mengetuk karirnya, ketika tiba anjuran bergabung dengan Tottenham Hotspur pada tahun 2015 dengan nilai 5 juta juta pounsterling.


Jangan Sedih Alli, Tidak Hanya Dirimu Yang Mengalami Skandal Tersebarnya Dokumen Pribadi Seperti Itu


Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris 12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Sumber : Goal.com


Tidak hanya Dele Alli saja yang mengalami skandal ibarat ini. Ada pula beberapa nama yang semenjak beberapa tahun kemudian sudah terjerembab kasus video porno. Seperti Rio Ferdinand, Dwight Yorke dan Mathieu Valbuena. Adapun kasus yang paling gempar, dilakukan oleh tiga punggawa Leicester City di tahun 2015 ketika mengadakan tur pra isu terkini ke Thailand. James Pearson, Tom Hopper dan Adam Smith melaksanakan pesta seks. Ketiganya sempat pula mengucapkan kata-kata bernada rasis dalam rekaman tersebut. Leicester City yang merasa tertampar dengan kasus tersebut eksklusif memecat mereka bertiga.


Untungnya hal ini tidak terjadi kepada Dele Alli, meskipun tidak ada bukti sahih bila video tersebut yakni dirinya. Namun, tidak adanya pernyataan satu patah kata pun menyebabkan dua dugaan. Antara Alli ingin bungkam dan membiarkan pengacara dan Sport PR Company yang mengurusnya, atau memang ia pelakunya serta diinstruksikan oleh pengacara untuk tidak membuka statement kepada media.