Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Populer Di Turki

Posted by Ganas003 on 22.08 in ,

Sebagai pemain asal Perancis, nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc, pemain yang seangkatan dengan dirinya. Bahkan, nama pemain kelahiran 1972 ini juga tidak pernah mengisi daftar pemain tim nasional Perancis. Paling, hanya menjadi pecahan tim U-21, itu pun hanya turun sebanyak dua kali semasa kualifikasi Piala Eropa.


Jelas saja, lewat gosip tersebut diketahui mengapa nama Pascal Nouma tidak cukup dikenal bagi banyak orang. Tapi tidak dengan orang Turki. Masyarakat di sana begitu mengenal nama Pascal Nouma, bahkan namanya lebih dikenal di tanah kelahiran Hasan Sas ini, dari pada Michele Platini. Hal kontroversial dan krusial kerap dilakukan Nouma. Banyak mengoleksi kartu kuning hingga merah menjadi torehan pemain berkepala pelontos ini.


Salah satunya ketika ia menendang paparazzi, yang menyebabkan dirinya masuk penjara. Namun, hakim yang menawarkan aturan merupakan fans Besiktas (tim yang dibelanya di trend 2000 dan 2003), menyatakan kalau ia sanggup mencetak gol, hukumannya akan dicabut. Tetapi apabila tak berhasil, ia akan mendekam sesuai hukumannya. Untungnya dikala partai hidup dan mati karirnya menjelang, ia mencetak gol di injury time menit 94.


Banyak Menghabiskan Waktu Di Liga Perancis, Tapi Lebih Terkenal Di Turki


 nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sumber : BBC.com


Karir Pascal Nouma terbilang cukup panjang. Di mulai dari tahun 1989, pemain yang mengisi pos sebagai striker ini, menjadi pemain PSG dengan mengemas 19 penampilan tanpa gol. Hijrah ke Lille menjadi alasan sehabis dua musimnya di PSG tak berjalan menyenangkan. 1 trend di Lillem beliau hanya bisa mengemas 2 gol.


Tar terlalu istimewa, performa sebagai striker alasannya yaitu miskin gol,membuat pemain berdarah Senegal ini berkeliling tim Perancis lain, menyerupai R. Straousburg, Lens, SM Caen dan sempat kembali ke PSG pada tahun 1994. Berbeda dengan awal karirnya, lonjakan peran Nouma di trend kedua dibuktikan lewat 10 gol dari 55 penampilannya. Setidaknya lebih anggun dari awal karirnya.


Besiktas Membawa Nouma Menjadi Sosok Yang Dielu-elukan Di Turki


 nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sumber : BBC.com


Setelah petualangannya di Liga Perancis berakhir, pada 2000 ia resmi berpindah dari Lens menuju Liga Turki, Besiktas, dengan nilai transfer 4 juta Euro. Menjadi pecahan Besiktas, menciptakan Nouma menjadi pemain populer di Turki. Terlebih di trend pertama ia sudah mencetak 18 gol dari 24 penampilannya. Nouma pun menjadi pemain favorit publik Kara Katallar (Elang Hitam).


Setelah selama satu trend menggunakan seragam Beskitas, ia pun berkesempatan memperkuat tim Perancis, Marseille, yang merupakan salah satu tim berpengaruh di jajaran klub Perancis selain PSG, AS Monaco dan Olympique Lyon. Sayang kepindahannya senilai 2,5 juta Euro tersebut tidak terlalu memuaskan, sehingga ia kembali pindah ke Besiktas di tahun 2002 dan berkontribusi menawarkan sebuah trofi Liga Super Turki.


Dicintai Para Fans Besiktas Karena Sikapnya Yang Gila


 nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sumber : BBC.com


Fans Besiktas memang populer gila. Bagi Bung yang belum tahu, fans Elang Hitam ini pernah memecahkan rekor dunia sebagai fans “Terberisik” dengan 132 desibel di tahun 2007 dikala mengalahkan Liverpool di fase grup Liga Champions dengan skor 2-1. Bahkan, Sir Alex Ferguson juga menyampaikan kalau fans Besiktas menjadi fans paling “berisik” yang pernah didengarnya. Kegilaan tersebut sanggup dilihat dari keberisikan suporter yang fanatik, tak pelak kegilaan yang dimiliki fans Besiktas pun terdapat pada diri Nouma.


Pemain ini kerap berlaku bernafsu sehingga sering mengoleksi kartu. Seperti ketika dirinya memukul Danny Mills di Elland Road, dikala Besiktas berhadapan dengan Leeds United. Agresivitas sebagai striker ternyata diiringi perilaku tempramentalnya. Momen dikala Nouma memukul Mills, menginspirasi fans Besiktas menciptakan foto dirinya dibarengi Che Guevara dan Fidel Castro. Karena itu ia menjadi lambang anti-fasis bagi fans Besiktas menyerupai dilansir The Guardian.


Selebrasi Nyentrik Yang Sedikit Sakit, Membuat Nouma Dipecat


 nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sumber : TheGuardian.com


Rentetan kasus krusial dan juga kontroversial sudah diciptakan dirinya. Tidak hanya melaksanakan tackle keras ke arah lawan, memukul Danny Mills, dan menendang paparazzi. Di tahun 2003, Nouma harus dipecat dari tim yang begitu dicintainya. Lantaran melaksanakan selebrasi kontroversial dengan memagang penis, sehabis mencetak gol ke gawang Fenerbache. Presiden Besiktas dikala itu, Serdar Bilgili, mengatakan, “Aksi Nouma dikala melawan Fenerbache sangat berlawanan dengan nilai moral tradisi Turki, jadi saya harus memecatnya,”.


Insiden selebrasi itu terekam di stasiun TV Turki, alasannya yaitu tubruk Besiktas melawan Fenerbache merupakan tubruk besar. Bahkan BBC menyampaikan Nouma juga pernah memukul jurnalis di klub malam, dan kencing sembarang di daerah latihan Besiktas, yang menciptakan ia sanggup terjerat hukum. Namun, agresi selebrasi dipandang lain oleh Nouma, ia menyatakan bahwa agresi tersebut tidak (berniat) menyinggung siapa pun, hanya kesenangan langsung dirinya.


Karir Di Lapangan Hijau Telah Usai, Namun Sorot Kamera Tetap Mengarah Padanya


 nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sumber : TheGuardian.com


Setelah tetapkan gantung sepatu di tahun 2005, Nouma tetap diagungkan di Turki. Pribadi dan kegilaan di lapangan, ternyata tak menciptakan publik memandang Nouma menjijikan. Ketika pensiun, bukan jalur instruktur yang ditargetkannya, karena beliau menerima anjuran untuk menjadi aktor. Terbukti 4 film sudah dilakoni dari tahun 2006 hingga 2015, salah satunya Dünyayi Kurtaran Adam’in Oglu. Dan juga turut serta program Dancing With The Stars versi Turki. Karir sepak bolanya memang sudah usai, tetapi kisahnya di Turki masih hidup dengan menjadi selebritis. Selain itu, ia pun menikahi dengan orang Turki dan telah resmi menjadi warga dari negeri yang juga populer akan kebabnya itu.